| EURO 2016 | ||||||
| Grup A | Grup B | Grup C | ||||
| Perancis | Inggris | Jerman | ||||
| Rumania | Rusia | Ukraina | ||||
| Albania | Wales | Polandia | ||||
| Swiss | Slowakia | Irlandia Utara | ||||
| Grup D | Grup E | Grup F | ||||
| Spanyol | Belgia | Portugal | ||||
| Republik Ceko | Italia | Islandia | ||||
| Turki | Irlandia | Austria | ||||
| Kroasia | Swedia | Hungaria | ||||
JENDELA DUNIA
Laman
Jumat, 10 Juni 2016
PESERTA PIALA EROPA 2016
PIALA EROPA 2016 EXCEL
| Euro 2016 Fase Grup | ||
| Grup A | Grup B | Grup C |
| France (Perancis)* Romania (Rumania) Albania (Albania)*** Switzerland (Swiss) | England (Inggris) Russia (Rusia) Wales*** Slovakia (Slowakia)*** | Germany (Jerman) Ukraine (Ukraina) Poland (Polandia) Northern Ireland (Irlandia Utara)*** |
| Grup D | Grup E | Grup D |
| Spain (Spanyol)** Czech Republic (Republik Ceko) Turkey (Turki) Croatia (Kroasia) | Belgium (Belgia) Italy (Italia) Ireland (Irlandia) Sweden (Swedia) | Portugal Iceland (Islandia)*** Austria Hungary (Hungaria) |
yang perlu jadwal format excel bisa download di sini.....
Selasa, 07 Juni 2016
Muhammad Ali Telah Mengubah Hidup Will Smith
3.5kSHARES
Bintang.com, Jakarta Kepergian Muhammad Ali ke ribaan sang Illahi telah menyisakan kesedihan mendalam. Tak hanya di benak keluarga dan kerabat dekat, tapi juga para fans termasuk Will Smith. Aktor berusia 47 tersebut pun pernah berkesempatan memerankan Muhammad Ali di film Ali pada 2001 silam.
Lewat akun Facebook-nya, Smith mengungkapkan belasungkawa atas kepergian sang petinju legendaris tersebut. Ia menuliskan, Muhammad Ali adalah sosok yang telah mengguncangkan dunia. Tak hanya teman, petinju kelahiran Kentucky, Amerika Serikat, ini juga mentor yang baik untuk Smith.
Bahkan, Smith mengklaim Muhammad Ali telah mengubah jalan hidupnya. Ya, berkat peran sebagai Muhammad Ali, Smith untuk pertama kalinya dapat mencicipi menjadi nominator di ajang bergengsi sekelas Oscar. Setelah itu, tawaran demi tawaran akting pun kian membanjiri bapak tiga anak ini.
"Selama dua tahun, aku bekerja untuk mentransformasikan diriku ke sosok pria yang mengubah namanya dari Cassius Clay ke Muhammad Ali dan mengguncang dunia. Itu benar-benar telah membuat pekerjaanku begitu indah," ucap Will Smith dikutip ETonline.
Tak cuma Oscar, ajang Golden Globes 2002 serta beberapa ajang penghargaan lainnya juga pernah memasukkan Will Smith ke dalam jajaran nominator untuk kategori Aktor Terbaik. Akting Smith memang menyita perhatian dan dinilai begitu total. Terlebih, secara fisik, Muhammad Ali dan Smith memiliki kesamaan.
Film Ali yang dibintangi Will Smith tak menjadi satu-satunya film biografi dari Muhammad Ali. Ada Ali the Fighter (1971), The Geatest (1977), When We Were Kings (1996), Facing Ali (2009) dan I am Ali (2014) yang juga mengangkat kisah kehidupan sang petinju legendaris dunia tersebut.
Biografi Muhammad Ali
Biografi Muhammad Ali. Ia lahir sebagai Cassius Marcellus Clay, Jr. pada 17 Januari, 1942. Dia dikenal sebagai pensiunan petinju Amerika Serikat dan juga juara tinju kelas berat. Pada tahun 1999, Ali dianugerahi "Sportsman of the Century" oleh Sports Illustrated.Ali tiga kali menjadi Juara Dunia Tinju kelas Berat. Ali lahir di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Namanya mengikuti nama ayahnya, Cassius Marcellus Clay, Sr. Ali kemudian mengubah namanya setelah bergabung dengan Nation of Islam dan akhirnya memeluk Islam Sunni pada tahun 1975.Sebelum masuk Islam, dia menjuluki dirinya dengan “Yang Terbesar” karena dia adalah petinju terbaik pada masanya. Bahkan para pengamat olah raga mengakuinya sebagai petinju terbaik abad ini. Sejarah tinju belum pernah mengenal petinju secepat dia. Dia berlaga dengan gesit di atas ring dan memukul KO lawannya, lalu berseru dengan bangga, “Akulah yang terbesar”.
Akan tetapi setelah masuk Islam, dia membuang julukan ini, karena tidak suka membanggakan diri dan menjadi seorang yang sederhana dengan jiwa yang Islami. Dialah petinju dunia Casius Mercelus Clay yang setelah itu dikenal dengan Muhammad Ali Clay. Dia bercerita tentang perjalanannya masuk Islam.
Muhammad Ali dilahirkan di Kentucky, Amerika Serikat. Daerah yang dikenal dengan ayam goreng khas yang memakai namanya, yang juga terkenal dengan perbedaan etnis yang kental. Sejak kecil Muhammad Ali sudah merasakan perbedaan perlakuan ini karena aku berkulit coklat. Barangkali hal inilah yang mendorongku untuk belajar tinju agar bisa membalas perlakuan jahat teman-temannya yang berkulit putih. Dan karena Muhammad Ali mempunyai bakat serta otot yang kuat sehingga memudahkan jalannya.
Ketika belum genap berusia 20 tahun, Muhammad Ali sudah memenangkan pertandingan kelas berat di Olimpiade Roma tahun 1960. Hanya beberapa tahun kemudian Muhammad Ali berhasil merebut juara dunia kelas berat dari Sony Le Stone dalam pertarungan paling pendek, karena hanya beberapa menit Muhammad Ali berhasil menjadi juara dunia. Dan di antara tepuk riuh para pendukung dan kilatan-kilatan alat kamera, Muhammad Ali berdiri didepan jutaan penonton yang mengelilingi ring dan kamera TV Islam, mengucapkan dua kalimat syahadat dan mengganti namanya menjadi Muhammad Ali Clay. Untuk memulai sebuah peperangan baru melawan kebatilan yang menghalanginya mengumumkan ke-Islaman-nya semudah ini.
Kepindahan Muhammad Ali ke agama Islam adalah hal yang wajar dan selaras dengan fitrah-fitrah yang Allah ciptakan untuk manusia. Kembalinya ke fitrah kebenaran membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berfikir, ini dimulai tahun 1960, ketika seorang teman muslim menemaninya pergi ke masjid untuk mendengarkan pengajian tentang Islam. Ketika mendengarkan ceramah, Muhammad Ali merasakan panggilan kebenaran memancar dari dalam jiwaku, menyeruku untuk menggapainya, yaitu kebenaran hakikat Allah, agama dan makhluk.
Perjalanan keimanan Muhammad Ali berlangsung bertahun-bertahun dalam bentuk perbandingan antara Islam dan Masehi, sebuah perjalanan yang berat, karena orang-orang disekitarnya menghalanginya, kondisi masyarakat yang rusak, kebenaran dan kebatilan bercampur aduk, ditambah lagi dengan doktrin gereja yang menggambarkan keadaan orang-orang muslim yang lemah dan terbelakang yang diakibatkan oleh ajaran Islam itu sendiri. Tapi Allah memberinya petunjuk, dan menerangi jalan pilihannya sehingga Muhammad Ali dapat membedakan antara realita umat Islam sekarang dengan hakekat Islam yang abadi. Muhammad Ali meyakini bahwa Islam membawa kebahagiaan untuk semua orang. Tidak membeda-bedakan warna kulit, etnis dan ras, semuanya sama dihadapan Allah azza wa jalla. Yang paling utama di sisi Tuhan mereka adalah yang paling bertakwa. Muhammad Ali meyakini sedang berada didepan sebuah kebenaran yang tak mungkin berasal dari manusia.
Aku membandingkan ajaran Trinitas dengan ajaran Tauhid dalam Islam. Aku merasa bahwa Islam lebih rasional. Karena tidak mungkin tiga Tuhan mengatur satu alam dengan rapih seperti ini. “Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang”. (QS. 36 : 40). Ini suatu hal yang mustahil terjadi dan taka akan memuaskan orang yang berakal dan mau berfikir.Muhammad Ali merasakan betapa orang-orang Islam menghormati Isa A.S. dan ibunya. Menempatkan mereka pada kedudukan yang sama. Ini hanya ada dalam Islam atau ajaran Nasrani yang masih murni, adapun yang diucapkan para pendeta dan pastur menurut Muhammad Ali adalah kebohongan belaka.
Muhammad Ali membaca terjemahan Al-Qur’an dan akupun bertambah yakin bahwa Islam adalah agama yang hak yang tidak mungkin dibuat oleh manusia. Muhammad Ali mencoba bergabung dengan komunitas muslim dan ia mendapati mereka dengan perangai yang baik, toleransi dan saling membimbing. Hal ini tidak ia dapatkan selama bergaul dengan orang-orang Nasrani yang hanya melihat warna kulitnya dan bukan kepribadiannya.
Inilah kisah masuk Islamnya juara tinju dunia Muhammad Ali Clay yang mengumumkan ke-Islaman-nya terang-terangan pada saat kemenangannya, seolah-olah dia ingin memberikan pukulan keras kepada para taghut seperti yang dialami oleh lawannya Sony Le Stone.
Masuk Islam-nya bukanlah akhir dari segalanya tapi baru permulaan, karena hari itu adalah hari kelahirannya yang sebenarnya. Dia memulai hidup barunya dari sini, dia tinggalkan seluruh masa lalunya yang bertentangan dengan Islam dan memfokuskan perhatiannya hanya kepada Allah. Surat yang pertama kali dia hafal adalah Al-Fatihah yang ia memulai perjalanan kedamaian dan keimanan.
Muhammad Ali berziarah ke Mekkah tahun 1973, berkali-kali dia kesana dan juga ke Madinah Al-Munawwarh. Dia memohon ampunan kepada Allah atas dosa-dosa yang telah dilakukannya sebelum masuk Islam, dan memohon kepada-Nya agar memberinya husnul khatimah.
Sekarang dia adalah seorang pemimpin keluarga muslim. Dia memberi nama puteri-puterinya dengan nama-nama yang Islami adalah : Muhammad, Maryam, Rasyidah, Khalilah, Jamilah, Hana dan Laila. Mereka mempelajari Islam dan senantiasa pergi ke masjid untuk untuk menjalin hubungan yang abadi dengan Tuhan mereka dan anak-anak muslim lainnya.
Kini dia termasuk orang-orang yang giat berdakwah di Amerika dan memberikan dana. Meskipun demikian dia masih merasa belum memberikan yang terbaik untuk Islam. Dibenaknya ada harapan dan keinginan untuk memberikan lebih banya untuk pengabdian kepada agama Allah dan menegakkan kalimah-Nya. biografiku.com
Rabu, 01 Juni 2016
BIOGRAFI
Antara Ganja dan Reggae, Tokoh satu dikenal sebagai icon dari musik beraliran Reggae, Banyak orang ingin mengetahui mengenai profil dan biografi dari Bob Marley kehidupannya sangat erat hubunganya dengan Musik Reggae dan Ganja, dia dikenal dengan nama lengkap Robert Nesta Marley, Ayahnya bernama Kapten Norval Sinclair Marley adalah seseorang yang berperawakan kecil. Ayahnya adalah seorang pengawas tanah perusahaan Crown Lands, milik Pemerintahan Inggris yang telah menjajah Jamaika sejak tahun 1660-an yang terletak sebelah utara pulau itu. Pangkat yang disandangnya ia dapat saat menjadi komandan markas di Resimen British Hindia Barat. Suatu saat ia bertemu dengan Cendella, Ibu Bob Marley, seorang wanita pribumi yang telah mamikat hatinya pada saat dia sedang berkunjung ke distrik Nine Miles. Hubungan mereka menjadi pergunjingan warga setempat karena Ras. Pada Mei 1944 cedella mengejutkan keluarganya karena hamil. Sehingga pada hari jumat dilaksanakanlah pernikahan antara Norval dengan Cendella dan sehari setelah pernikahan mereka, Cendella diungsikan ke Kingston agar tidak tercorek namanya sebagai ahli waris keluarganya.
Dan akhirnya Cendella melahirkan seorang anak yang diberi nama Robert Nesta Marley yang lahir pada pukul 2.30, Rabu Februari 1945 dengan bobot enam setengan pon (3.25 kg) di Nine Miles. Konon pada malam kelahirannya, banyak orang melihat beberapa meteor jatuh, yang menurut keyakinannya akan lahir seorang tokoh besar. Pada tahun 1950 Cendella pindah ke Trench Town – Kingston. Marley mulay berinteraksi dengan geng-geng jalanan yang kemudian berlanjut menjadi gerombolan bernama “The Rudeboys. Walaupun berperawakan kecil seperti ayahnya, tapi karena kekuatannya ia dijuluki “Tuff Gong”.
Setelah Marley drop out dari sekolahnya ia mulai tertarik dengan musik. Pada awal 1962 Bob Marley, Bunny Livingstone, Peter Mcintosh, Junior Braithwaite, Beverley Kelso dan Cherry Smith membentuk grup ska & rocksteady dengan nama “The Teenager” yang nantinya berubah menjadi The Wailing Rudeboys dan berganti lagi menjadi The Wailing Wailer dan akhirnya menjadi The Wailers.
Pada tahun 1977, Bob Marley divonis terkena kanker kulit, namun disembunyikan dari publik. Bob Marley kembali ke Jamaica tahun 1978, dan mengeluarkan SURVIVAL pada tahun 1979 diikuti oleh kesuksesan tur keliling Eropa.
Bob Marley melakukan 2 pertunjukan di Madison Square Garden dalam rangka merengkuh warga kulit hitam di Amerika Serikat. Namun pada tanggal 21 September 1980, Bob Marley pingsan saat jogging di NYC’s Central Park. Kankernya telah menyebar sampai otak, paru-paru dan lambung. Penyanyi reggae inipun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Miami Hospital pada 11 Mei 1981 di usia 36 tahun,
Setelah Marley drop out dari sekolahnya ia mulai tertarik dengan musik. Pada awal 1962 Bob Marley, Bunny Livingstone, Peter Mcintosh, Junior Braithwaite, Beverley Kelso dan Cherry Smith membentuk grup ska & rocksteady dengan nama “The Teenager” yang nantinya berubah menjadi The Wailing Rudeboys dan berganti lagi menjadi The Wailing Wailer dan akhirnya menjadi The Wailers.
Pada tahun 1977, Bob Marley divonis terkena kanker kulit, namun disembunyikan dari publik. Bob Marley kembali ke Jamaica tahun 1978, dan mengeluarkan SURVIVAL pada tahun 1979 diikuti oleh kesuksesan tur keliling Eropa.
Bob Marley melakukan 2 pertunjukan di Madison Square Garden dalam rangka merengkuh warga kulit hitam di Amerika Serikat. Namun pada tanggal 21 September 1980, Bob Marley pingsan saat jogging di NYC’s Central Park. Kankernya telah menyebar sampai otak, paru-paru dan lambung. Penyanyi reggae inipun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Miami Hospital pada 11 Mei 1981 di usia 36 tahun,
dengan meninggalkan seorang istri dan 5 orang anak. Terlihat jelas melalui sinar matahari jamaika kamu dapat memilih bagian dari dongeng tentang Marley antara lain : tentang kesedihan, cinta, pemahaman, dan Godgiven talent.
Dua dekade setelah dia meninggal, Imensitas (kebesaran) Bob Marley menempatkannya menjadi satu diantara figur-figur transenden terbesar sepanjang abad. Riak-riak yang dilakukannya menyebrang dari sungai musiknya kedalam samudera politik, etika, gaya filsfat, dan agama (Rastafaria). Bob Marley dimasukkan ke dalam Rock n Roll Hall of Fame pada tahun 1994. Majalah time memilih lagu Bob Marley & The Wailers Exodus sebagai album terbersar pada abad ke-20. pada tahun 2001 ia memenangkan Grammy Lifetime Achivement Award.
Pada tahun yang sama kemudian film documenter tentang hidupnya dibuat oleh Jeremy Marre, Rebel Music, dinominasikan untuk The Best Long Form Music Video documentary at the Grammies, serta penghargaan untuk beberapa kategori lainnya. Dengan kontribusi dari Rita, The Wailers, dan para pecintanya serta anaknya, film tersebut menceritakan tentang Marley, yang juga disertai kata-kata Marley sendiri. Pada musim panas tahun 2006, Kota New York memberikan penghargaan tersendiri bagi Bob Marley dengan memberi nama pada jalam gereja dari jalan Ramsen ke East 98th street dibagian timur Brookliyn dengan memberi nama “Marley Boulevard”. Dan masih banyak lagi penghargaan yang Bob Marley dapatkan.
Kisah hidup Bob Marley adalah sebuah arketipe, itulah kenapa karya-karyanya abadi dan terus bergema. Bob Marley berbicara tentang represi politik, wawasan metafisik dan artistic, kesejahteraan dan apa saja yang mengusiknya. “No Women No Cry” masih akan terus mengahapus air mata dari wajah seorang janda “Exodus” masih akan memunculkan ksatria, “Redemtion Song” masih akan menjadi tangisan emansipasi untuk melawan segala tirrani, “Waiting in Vaint” akan tetap menggairahkan, dan “One Love” akan terus menjadi himne internasional bagi kesatuan kemanusiaan didunia melampui batas-batas, melampui kepercayaan-kepercayaan, di mana tiap orang akan sadar dan mempelajarinya.
Bob Marley bukan hanya sekedar bintang musik yang sebagian besar rekamannya memecahkan rekor internasional, namun ia juga menjadi sebuah figure moral dan religius. Selain Bob Marley kita juga harus mengakui bahwa banyak musisi yang lebih unggul dari penemuan instrumental, gaya vocal gubahan musik, dan sebagainya.tetapi hanya Bob Marley yang dapat membuat kita melihat ribuan orang Hpi dari Mexico, Maori dari Selandia Baru bahkan komunitas-nya di Indonesia (Jogjakarta dan Bali), berkumpul tiap tahun untuk menghormatinya.
Banyak penggemarnya di seluruh dunia meniru gaya rambut dreadlocknya karena fanatic walaupun tidak sedikit pula yang meniru dreadlock Bob Marley karena terkena imbas voyeurisme, padahal sebenarnya dreadlock Bob Marley sebagai bagian dari keyakinannya akan ajran Rastafarian, dan bukan dari pengkulturan dari selebriti idolanya. Pada umumnya di Indonesia, sosok Bob Marley banyak diidentikkan dengan ganja, padahal ganja adalah ritual serta bagian dari ajaran Rastafarian dan Bob Marly adalah penganutnya. Wajar bila ia mengkonsumsi, menjadikan syair, dan menyanyikannya.
Dua dekade setelah dia meninggal, Imensitas (kebesaran) Bob Marley menempatkannya menjadi satu diantara figur-figur transenden terbesar sepanjang abad. Riak-riak yang dilakukannya menyebrang dari sungai musiknya kedalam samudera politik, etika, gaya filsfat, dan agama (Rastafaria). Bob Marley dimasukkan ke dalam Rock n Roll Hall of Fame pada tahun 1994. Majalah time memilih lagu Bob Marley & The Wailers Exodus sebagai album terbersar pada abad ke-20. pada tahun 2001 ia memenangkan Grammy Lifetime Achivement Award.
Pada tahun yang sama kemudian film documenter tentang hidupnya dibuat oleh Jeremy Marre, Rebel Music, dinominasikan untuk The Best Long Form Music Video documentary at the Grammies, serta penghargaan untuk beberapa kategori lainnya. Dengan kontribusi dari Rita, The Wailers, dan para pecintanya serta anaknya, film tersebut menceritakan tentang Marley, yang juga disertai kata-kata Marley sendiri. Pada musim panas tahun 2006, Kota New York memberikan penghargaan tersendiri bagi Bob Marley dengan memberi nama pada jalam gereja dari jalan Ramsen ke East 98th street dibagian timur Brookliyn dengan memberi nama “Marley Boulevard”. Dan masih banyak lagi penghargaan yang Bob Marley dapatkan.
Kisah hidup Bob Marley adalah sebuah arketipe, itulah kenapa karya-karyanya abadi dan terus bergema. Bob Marley berbicara tentang represi politik, wawasan metafisik dan artistic, kesejahteraan dan apa saja yang mengusiknya. “No Women No Cry” masih akan terus mengahapus air mata dari wajah seorang janda “Exodus” masih akan memunculkan ksatria, “Redemtion Song” masih akan menjadi tangisan emansipasi untuk melawan segala tirrani, “Waiting in Vaint” akan tetap menggairahkan, dan “One Love” akan terus menjadi himne internasional bagi kesatuan kemanusiaan didunia melampui batas-batas, melampui kepercayaan-kepercayaan, di mana tiap orang akan sadar dan mempelajarinya.
Bob Marley bukan hanya sekedar bintang musik yang sebagian besar rekamannya memecahkan rekor internasional, namun ia juga menjadi sebuah figure moral dan religius. Selain Bob Marley kita juga harus mengakui bahwa banyak musisi yang lebih unggul dari penemuan instrumental, gaya vocal gubahan musik, dan sebagainya.tetapi hanya Bob Marley yang dapat membuat kita melihat ribuan orang Hpi dari Mexico, Maori dari Selandia Baru bahkan komunitas-nya di Indonesia (Jogjakarta dan Bali), berkumpul tiap tahun untuk menghormatinya.
Banyak penggemarnya di seluruh dunia meniru gaya rambut dreadlocknya karena fanatic walaupun tidak sedikit pula yang meniru dreadlock Bob Marley karena terkena imbas voyeurisme, padahal sebenarnya dreadlock Bob Marley sebagai bagian dari keyakinannya akan ajran Rastafarian, dan bukan dari pengkulturan dari selebriti idolanya. Pada umumnya di Indonesia, sosok Bob Marley banyak diidentikkan dengan ganja, padahal ganja adalah ritual serta bagian dari ajaran Rastafarian dan Bob Marly adalah penganutnya. Wajar bila ia mengkonsumsi, menjadikan syair, dan menyanyikannya.
Selasa, 24 Mei 2016
DAVID FOSTER, PRODUSER DAN PENCIPTA LAGU SEPANJANG MASA
ROBERT ADHI KSP
Selama lebih dari empat dekade, David Foster (65) menjadi musisi, penulis lagu, komposer, penggubah, produser, dan artis rekaman. Sepanjang masa itu, David Foster dipercaya oleh Barbra Streisand, Céline Dion, Whitney Houston, Michael Jackson, Madonna, Andrea Bocelli, Michael Bublé, Josh Groban, Rod Stewart, Toni Braxton, dan Stevie Wonder untuk membantu mewujudkan impian mereka menjadi superstar.
David Foster telah menciptakan lagu-lagu hits untuk banyak penyanyi, yang kemudian menjadi superstar. Album-album yang memuat lagu-lagu karya Foster meraih predikat gold dan platinum. Di antaranya album-album Earth, Wind & Fire, Natalie Cole, Michael Bolton, Seal, Chaka Khan, Kenny Rogers, Dolly Parton, Chicago, Hall & Oates, Brandy, ’N Sync, Boz Scaggs, Gloria Estefan, Andrea Bocelli, dan Josh Groban.
Foster menciptakan lagu-lagu soundtrack untuk film-filmblockbuster, seperti The Bodyguard, Urban Cowboy, dan St. Elmo’s Fire. Foster juga menciptakan lagu-lagu klasik Natal, termasuk Noel yang dinyanyikan Josh Groban, Christmas(Michael Bublé’), These Are Special Times (Celine Dion), Merry Christmas Baby (Rod Stewart), dan My Christmas (Andrea Bocelli).
Sepanjang kariernya, David Foster telah mengantongi 16 Grammy Awards, termasuk 3 kategori Producer of the Year, 1 Emmy Award, 1 Golden Globe, dan 3 nomine Oscar untuk kategori Best Original Song. Pada Juni 2010, nama David Foster terpatri dalam Hall of Fame para penulis lagu.
David Foster juga memiliki reputasi sebagai pencari bakat baru yang tajam. Dia memainkan peran kunci menemukan dan melejitkan karier penyanyi Céline Dion, Josh Groban, dan Michael Bublé. ”David Foster adalah salah satu dari pemikir musik paling brilian pada masa kini,” kata Bublé suatu hari. Penyanyi asal Kanada lainnya, Céline Dion, mengatakan, ”David mendengar hal-hal yang tidak didengar orang lain.” Sementara Josh Groban mengakui, ”David Foster adalah seseorang yang telah mengubah hidup saya.”
Menanggapi komentar para penyanyi itu, David Foster dengan santai mengatakan, ”Saya menerapkan prinsip, apabila saya mencintai sesuatu, jutaan orang lain akan menyukainya juga,” katanya.
Ketika kali pertama mendengarkan suara Céline Dion, Foster berpendapat, itu momen ajaib, salah satu momen yang paling diingatnya sepanjang hidupnya. ”Lagu Céline masuk dalam Top 40, dan dia bahkan tidak paham apa yang dia katakan karena sebenarnya dia tidak fasih berbahasa Inggris. Saya tidak pernah menemukan talenta seperti Céline dan saya tahu, 100 persen, Céline akan menjadi seorang superstar,” ungkap Foster.
Sebelum menjadi salah satu produser rekaman paling berhasil dalam sejarah musik dunia—menciptakan album-album yang laris dan terjual ratusan juta keping—David Foster menerima nasihat paling berharga dari impresario legenda musik, Quincy Jones (81).
”Jones mengatakan kepada saya, ’Jika ada sesuatu yang tidak persis seperti yang Anda pikir seharusnya, jangan mencantumkan nama Anda di sana.’ Nasihat Quincy Jones berdampak besar terhadap karier saya. Sejak itu saya selalu berjuang demi visi artistik saya. Saya tidak selalu menang, tetapi saya tahu kapan seorang seniman mempekerjakan saya. Itu tugas saya untuk mendorong mereka menuju kebesaran. Kadang mereka tidak tahu potensi mereka,” kenang Foster.
Foster memiliki moto pribadi, ”kompromi melahirkan sesuatu yang biasa-biasa saja”. Filosofi itu telah membentuk cara Foster melakukan pendekatan terhadap segala sesuatu yang dia kerjakan selama lebih dari empat dekade sebagai penulis lagu, produser, komposer, penggubah, musisi, dan artis rekaman. Memang, hanya sedikit penulis lagu, komposer, dan produser yang memiliki ciri khas sendiri.
”Setiap hari, ketika bangun tidur, saya berusaha mengerjakan sesuatunya dengan usaha terbaik. Saya memberi 100 persen cinta terhadap apa yang saya lakukan setiap hari. Saya melakukan hal ini selama lebih dari 40 tahun. Saya terobsesi dengan apa yang saya kerjakan dan saya mencintainya. Setiap hal kecil yang terjadi kepada Anda, baik atau buruk, itu menjadi sepotong kecil dari teka-teki tentang Anda akan menjadi siapa. Setiap kisah orang sukses yang Anda baca, Warren Buffett ataupun Bill Gates, mereka semua mengatakan hal yang sama, ’Kerjakan apa yang Anda cintai.’ Saya tahu saya sudah melakukannya,” ujar David Foster.
Pada 2008 dan 2011, David Foster tampil sebagai tuan rumah ”Foster & Friends” , dua acara bertabur bintang di Las Vegas, Amerika Serikat, yang membawakan lagu-lagu ciptaan dan gubahan Foster. Pertunjukan itu difilmkan dengan judul Great Performance on PBS: Hit Man dan Hit Man Returns serta menjadi tayangan acara dengan rating PBS paling tinggi dalam dekade ini. David Foster juga selalu menggelar tur keliling Asia setiap tahun.
Pada 2012, David Foster memasuki babak baru dalam kariernya setelah menjadi Chairman Verve Music, perusahaan rekaman jazz milik Universal Music Group. Misinya, katanya, untuk mengubah perusahaan rekaman jazz (yang didirikan pada 1956 dan tempat Billie Holiday, Charlie Parker, Ella Fitzgerald, dan legenda jazz lainya) menjadi perusahaan rekaman premier bagi penyanyi legendaris dan penyanyi masa kini. Beberapa penyanyi yang bergabung dalam perusahaan rekaman itu di antaranya Andrea Bocelli, Diana Krall, dan Natalie Cole.
David Foster menandatangani kontrak dengan peraih Grammy Awards Sarah McLachlan dan penyanyi R&B-soul Smokey Robinson. Foster juga melihat talenta generasi berikutnya, seperti penyanyi asal Malaysia, Yuna, dan sensasi YouTube asal Swedia, Dirty Loops, virtuoso trio yang menggabungkan jazz, rock, pop, dam musik dansa ke dalam hibrid mereka.
Usia 4 tahun
Lahir di Victoria, British Columbia, Kanada, 1 November 1949, David Walter Foster mulai belajar piano pada usia 4 tahun. Seperti cerita sang ibu, ketika dia menekan salah satu tuts piano, dia terkejut mendengar jawaban Foster yang menyebutkan, ”Itu kunci E!” Putra seorang pengawas pemeliharaan dan ibu rumah tangga itu membuat hidupnya sangat dihormati.
Lahir di Victoria, British Columbia, Kanada, 1 November 1949, David Walter Foster mulai belajar piano pada usia 4 tahun. Seperti cerita sang ibu, ketika dia menekan salah satu tuts piano, dia terkejut mendengar jawaban Foster yang menyebutkan, ”Itu kunci E!” Putra seorang pengawas pemeliharaan dan ibu rumah tangga itu membuat hidupnya sangat dihormati.
Otobiografinya, Hit Man, menjadi otobiografi paling laris. Buku itu memuat kisah ketika Foster bergabung dengan band Chuck Berry pada usia 16 tahun sampai duduk di dapur Paul McCartney untuk berdiskusi dengannya pada hari ketika The Beatles bubar.
David Foster pernah menjadi anggota grup band 1970-an. The Skylarks. Lagu mereka, ”Wildflower”, berada di posisi kesembilan tangga lagu pop. Foster menjadi co-writer beberapa lagu bersama Maurice White untuk Earth Wind & Fire dan The Emotions. Salah satunya adalah ”After the Love Has Gone” yang ditulisnya bersama Jay Graydon dan Bill Champlin, dan memenangi Grammy Awards untuk kategori Best Rhythm & Blues Song (1979).
David Foster berkolaborasi dengan sejumlah artis, mulai dari Barbra Streisand, Céline Dion, Natalie Cole, Madonna, Diana Ross, Olivia Newton-John, Whitney Houston,Cheryl Lynn Josh Groban, Michael Bolton, Lara Fabian, Michael Bublé, Andrea Bocelli, Michael Jackson, Rod Stewart, Toni Braxton, Paul McCartney, George Harrison, Charice, Renee Olstead, sampai The Corrs.
Foster menikah empat kali. Pertama, ia menikah dengan BJ Cook (1972-1980) dan memiliki putri, Amy Foster-Gillies (penyanyi dan penulis lagu). Kedua, ia menikah dengan Rebecca L McCurdy (27 Oktober 1982, bercerai pada 1986) dan memiliki tiga anak, yaitu Sara Foster, Erin Foster, dan Jordan Foster. Ketiga, ia menikah dengan Linda Thompson pada 27 Juni 1991 dan bercerai pada 11 Juli 2005. David Foster menikah untuk kali keempat dengan Yolanda Foster pada 11 November 2011 hingga sekarang.
Pekerjaan amal menjadi prioritas lainnya dalam hidup Foster. Pertemuan dengan seorang gadis belia dari kampung halamannya yang sedang menunggu operasi transplantasi hati memberi dampak yang dalam dalam hidupnya dan memutuskan untuk mendirikan The David Foster Foundation pada 1985. Misi yayasan itu untuk memberi dukungan keuangan untuk keluarga Kanada yang memiliki anak-anak yang membutuhkan transplantasi organ untuk menyelamatkan hidup mereka.
Selama dua dekade terakhir, David Foster memberikan waktu dan bakatnya untuk lebih dari 400 badan amal, termasuk pertemuan tahunan Muhammad Ali Celebrity Fight Night, The Andre Agassi Foundation, dan Carousel of Hope. Dia berhasil mengumpulkan dana jutaan dollar AS dari teman-temannya para artis superstar untuk tujuan mulia. ”Kecintaan saya pada musik membawa saya menerima banyak penghargaan. Saya merasa perlu untuk memberikan kembali apa yang saya dapatkan kepada orang lain yang kurang beruntung sesering mungkin,” kata Foster.
David Foster dianugerahi Member of the Order of Canada (C.M) pada 11 Juli 1988 dan Officer of the Order of Canada (C.O) pada 30 Oktober 2003, serta Order of British Columbia atas dedikasinya pada musik dan amal.
Pada Mei 2013, David Foster menerima Hollywood Walk of Fame di Vine Street di depan gedung Capitol Records yang ikonik, berdekatan dengan bintang- bintang yang menjadi pahlawan musiknya—John, Paul, George, dan Ringo. Foster adalah penggemar terbesar The Beatles di planet ini.
Lokasi itu juga bermakna ganda. Capitol Records adalah perusahaan rekaman pertama yang menandatangani kontrak dengan band David Foster, Skylark, pada 1971. Lagu hit band itu, ”Wildflower”, masuk Top 10 dan mengantarkan David Foster ke jalan kesuksesan tak berujung.
Merefleksikan dirinya saat menerima penghargaan sebagai bintang Walk of Fame, Foster mengatakan, ”Seratus tahun dari sekarang, cicit-cicit saya akan bercerita, ’Hei, kakek dari kakek saya menjadi bintang di samping The Beatles’. Di dekatnya berdiri gedung tempat saya menandatangani kontrak untuk kali pertama. Sungguh sempurna,” katanya.(IMDB/DAVIDFOSTER.COM)
BERANDA
Berkarya dengan menulis blog, ... iseng iseng......semoga ada manfaatnya untuk yang berkunjung ke sini.
Mohon maaf sebelumnya jika ada blog2 yang diambil copas......tetapi semua blog yg diambil/disalin selalu disertakan sumber awalnya...trima kasih mau berbagi....
Langganan:
Komentar (Atom)